DAN SELADA PUN TERSENYUM RIANG

listen: Sting – Someone to Watch Over Me

Duh, berat amat ya lagunya, yang terbayang cuma single bar chair yang panjang dan bisa dipake maen muter-muter, mike singer nu klasik en keren tea, grand piano, penyanyi 70-an dengan gaun merah panjang dengan belahan sampe 20 senti di atas dengkul, red lipstik, seksi tapi elegan, suara yang mendekati sopran (and so bosas indeed), aura yang biru coz it was a blues scene (suasananya doang ;p), cuma kan ini yang nyanyi Sting gitu loh *duenk* apa kabar kalo Sting pakai gaun merah gemerlapan plus belahannya itu *nepok jidat*.

Kenapa selada tersenyum riang? Ho iya dunk, wong saban aku disini, begitu buka kulkas, kurang ramah bagaimana aku menyapa semua isinya? “Hallo cantik” kataku, dan aku belum cukup sinting untuk menunggu daun seladanya balik menjawab tapi aku tau mereka mengerti ;] dan senangnya melihat mereka segar kembali setelah diguyur pakai air keran, cooperate sekali ahaha. Yah beginilah sekarang, bergaul sama orang dan sayuran presentasenya udah gocap-gocap, 50-50. Biasa bergaul sama orang normal yang gila sampe yang gila beneran, sekarang nambah temen dari klan ladang, klan dapur sampe ke klan mesin pendingin, ada selada, bawang bombay, berpit-pit ice cream, susu, mentega, roti segala jenis, kompor (hai sayang), blender, wajan (eh halo pak!) dan bahan-bahan mentah lainnya. Dan bicara masalah kejayaan masa silam, jadi sangat gembira lihat entrynya bang Alaryx, mohon dicatat, Rapael Oriza Hardikusumah lengkapnya hahaha.

Dan apalagi yang kurang yak? Aku bahkan akhir-akhir ini suka lupa kalau aku sedang jatuh cinta sama laki-laki dari km7  itu, gawat ya? Dan apalagi yang kurang? Aku lupa semuanya karena mengurus sesuatu yang lebih genting dan segera! Percobaan untuk bisa kuliah lagi. Itu yang nomor satu saat ini dan aku sampai harus rela melepaskan semuanya, semuanya, mungkin termasuk kemerdekaanku hidup tentram di Yogya, ya. Dan aku minta ma’af untuk segala kekacauan yang disebabkan oleh kepikunan dan ke-clumsy-anku akhir-akhir ini (ma’af piringnya deJava pecah satu barusan hikz). Suka terlihat seperti ‘kosong’ walau ndak lagi melamun atau bengong tapi lihat deh diluar itu semua, beberapa hari ini aku merasa senang, senang aja, entah kamuflase atau euforia tapi aku ‘merasa’ kalau jiwaku sedang senang (terimakasih Big Boss).

Dan hei! Begini ya wahai masa lalu, please stay on yer box, sudahlah aku tidak mau diganggu lagi dengan masa-masa itu, I want to be a good person with a good life, dan biarkan aku bereskan semua ini sampai tuntas baru aku akan membiarkan diriku berhadapan lagi dengan kalian. Sampai waktunya tiba, hal ini masih akan membeku di bawah telapak kakiku dan aku ‘belum bisa’ ambil pusing toh sebenarnya (dan seharusnya) semua sudah berlalu.

Mungkin kita semua akan dikumpulkan dan dipertemukan kembali pada hari ke-365 dari sekarang. Kamu tahu apa? Aku tahu apa? Aku tidak tahu dirimu seperti halnya kamu tidak tahu apapun tentang aku. Sepasang nama dan kisah cinta yang jajaran genjang ;p belum patut dan layak untukmu mengenal diriku, seperti aku tidak layak mengaku bahwa aku mengetahui tentang kamu, walau aku bisa matikan aksesmu ke dunia maya yang mungkin hanya kau pergunakan untuk mengusik aku yang untuk perduli pun terkadang tidak ingat, ya aku bisa, dari sini, sekarang juga kalau aku mau (ma’af ya Indosat Yogya ;p).

We know nuthin’ bout it.

We don’t.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s