SEJAK SANG LASKAR PELANGI HENDAK MENGGUGAT BLOGGER

Orang bijak harus ‘maksud’ sama kritik yang ditujukan baik pada dirinya maupun pada apa yang dihasilkannya. Seseorang memang berbeda cara-caranya menikmati sekotak coklat ya, apalagi mungkin bagi yang jarang dan belum pernah nyicip sebelumnya.

Apa yang ditulis oleh bungmas Irwan Bajang di websitenya (“Andrea Hirata, Distorsi Sikap dan Informasi“) semoga dapat menjadi suplemen begi (mungkin) sejuta lebih populasi penulis di negara ini. Hihi, puas rasanya baca review kritik yang al dente, seperti pasta pedas bikinan Mamah saya -atau “Ctarrr!” kata Syahrini mah.

Namun jujur untuk segenap diri *perlahan menundukkan kepala*, saya belum pernah membaca tulisannya Andrea Hirata (Laskar Pelangi dan seterusnya). Saya percaya TERKADANG sebuah buku memilih pembacanya, mungkin Laskar Pelangi pun begitu (jangan-jangan cuma ke saya).

ntf: Ini bukan kritik tentang tulisan Andrea Hirata tapi tentang klaim dan ketidakjujuran dalam strategi pemasaran karya-karyanya. More about attitude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s